Aceh Kembali Dilanda Banjir, Warga Mulai Mengungsi
| Aceh Kembali Dilanda Banjir, Warga Mulai Mengungsi |
Aceh kembali dilanda banjir setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur sejumlah wilayah dalam beberapa hari terakhir. Luapan sungai dan meningkatnya debit air menyebabkan permukiman warga terendam, khususnya di kawasan dataran rendah dan bantaran sungai.
Air mulai memasuki rumah-rumah warga dengan ketinggian bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga lutut orang dewasa, sehingga memaksa sebagian warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Seiring kondisi banjir yang belum surut, warga terdampak mulai mengungsi ke posko darurat yang disiapkan pemerintah daerah. Prioritas evakuasi diberikan kepada anak-anak, lansia, ibu hamil, dan kelompok rentan. Beberapa fasilitas umum seperti meunasah dan gedung sekolah dimanfaatkan sebagai tempat pengungsian sementara.
Aktivitas warga sehari-hari pun terganggu, termasuk kegiatan belajar mengajar dan aktivitas ekonomi lokal.
Pemerintah daerah melalui BPBD, bersama TNI, Polri, dan relawan, terus melakukan penanganan darurat. Langkah yang dilakukan meliputi:
-
Evakuasi warga dari daerah rawan banjir
-
Pendataan korban dan kerusakan
-
Penyaluran bantuan logistik dan kebutuhan dasar
-
Pemantauan kondisi debit air sungai
Petugas disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan banjir susulan akibat cuaca ekstrem.
Warga diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Masyarakat diminta segera mengungsi apabila ketinggian air terus meningkat serta menghindari aktivitas di wilayah yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Banjir yang kembali melanda Aceh menyebabkan warga harus meninggalkan rumah demi keselamatan. Diperlukan koordinasi dan kesiapsiagaan semua pihak agar dampak banjir dapat diminimalkan hingga kondisi kembali normal.